Manusia hidup tak lepas dari bersosialisasi dengan manusia yang lain, maka dari itu disebut makhluk sosial dimana manusia saling membutuhkan satu dengan yang lainya.
Waktu saya menjadi mahasiswa, saya sangat merasakan betul bahwa lingkungan asrama sangat mempengaruhi semangat dalam belajar atau dalam mengikuti kuliah tiap harinya, dimana dalam suatu kamar bila didalamnya dihuni oleh mahasiswa yang semangat belajarnya tinggi dan sering diskusi, maka kita akan terpengaruh dalam semangat belajar yang tinggi, tetapi bila dalam suatu kamar tersebut dihuni oleh orang-orang yang selalu bermalas malasan maka kita akan ikut dan terpengaruh bermalas malasan juga, begitu juga dalam hal kuliah tiap harinya, bila dalam suatu kamar mahasiswanya aktif dan jarang absen maka kita akan terpengaruh aktif dan begitu juga sebaliknya.
Memang besar pengaruh lingkungan dalam kehidupan kita.Kalau mau memperhatikan dengan seksama, biasanya dalam satu kos-kosan dan satu jurusan yang sama bila waktunya tugas akhir ada satu teman yang sudah dapat lulus ujian akhir maka yang lainya akan terpacu untuk segera menyelesaikan juga, tetapi bila dalam satu kos kosan tersebut temen temenya nyantai nyanti maka yang lain biasanya ketularan nyantai nyantai juga dan akhirnya tidak lulus lulus dengan tepat waktu.
Seperti dalam hadits Rosulullah SAW bahwa bila kita bergaul dengan penjual minyak wangi maka kita akan ikut aroma wanginya, bila kita bergaul dengan pandai besi maka kita akan terkena aromanya tidak sedap karena terkena asap. Maka berhati-hatilah dalam memilih teman dalam bergaul.
